PengusahaMuslim.com – Kondisi perusahaan yang
mengalami keadaan stagnasi dapat membuat sebuah bisnis menjadi tidak
berkembang. Hal ini bisa terjadi, akibat kreativitas dan inovasi yang
tidak berkembang mengakibatkan keadaan perusahaan mengalami stagnan.
Masalah stagnasi dalam bisnis adalah salah satu masalah yang sering
dihadapi oleh pengusaha. Kondisi seperti ini jika tidak segera
diperbaiki, maka lama-kelamaan akan menganggu kesehatan bisnis anda.
Bisnis Anda akan tertinggal jauh, kompetitor yang kian melesat, dan
konsumen yang beralih pada kompetitor. Agar hal ini tidak terjadi,
berikut tipsnya:
1. Evaluasi
Mereview atau mengevaluasi semua kegiatan usaha dalam satu bulan
terakhir. Apakah dalam periode tersebut ada kesalahan kebijakan yang
anda ambil, apakah ada bagian dalam bisnis yang tidak sehat, dan apakah
semua proses sudah dijalankan sesuai standar operasional.
2. Identifikasi masalah
Dari hasil evaluasi yang sudah dilakukan, maka anda dapat menemukan
pokok masalah yang terjadi pada bisnis anda. Identifikasikan critical
point yang menjadi penyebab kemandekan, apakah dari faktor internal atau
eksternal. Dengan mengidentifikasi masalah ini maka anda dapat
menentukan langkah yang harus diambil untuk mengatasinya.
3. Review strategi pemasaran
Lihat kembali strategi pemasaran Anda, apakah masih relevan dengan
kondisi saat ini atau harus dirombak. Perkembangan bisnis, terlebih
pemasaran produk juga dipengaruhi oleh ketepatan strategi pemasaran yang
Anda buat. Jika diperlukan Anda bisa membuat survei mengenai perubahan
perilaku konsumen agar anda bisa membuat strategi yang tepat sasaran.
4. Kaji ulang system
Anda harus mengkaji semua sistem yang diterapkan dalam bisnis anda.
Apakah sistem yang diterapkan masih applicable untuk bisnis anda? Apakah
sistem tersebut mendukung adanya inovasi? Bagaimana efektivitas dan
efisiensi sistem tersebut? Dengan terus menggali pertanyaan-pertenyaan
demikian, maka anda dapat menemukan jawaban-jawaban yang dapat
memperkecil kemungkinan terjadinya kemandekan.
5. Merekrut orang yang tepat
Jika kondisi bisnis anda sudah parah atau akut di mana tidak ada
perkembangan sama sekali dan justru mengalami kemunduran, maka jika
tidak segera mendapatkan solusi akan mengancam kelangsungan bisnis anda.
Merekrut orang yang tepat dalam artian memiliki pengalaman dalam
meng-handle bisnis yang stagnan dan memiliki visi serta ide yang baru
dan inovatif akan sangat membantu meningkatkan kinerja bisnis anda.
6. Tindakan pencegahan
Melakukan tindakan pencegahan jauh lebih baik daripada mengobati.
Berdasarkan hasil evaluasi yang anda lakukan dan critical point yang
ditemukan, maka anda dapat menentukan tindakan pencegahan untuk
masing-masing poin memiliki potensi terjadi masalah.
Menghadapi keadaan ini Anda perlu berpikir untuk menemukan terobosan baru agar bisnis Anda tidak tertinggal. Semoga bermanfaat.
[Sumber: Finance Detik]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar